pernah aku berfikir
kelak aku akan jadi apa?
kelak aku sukses atau tidak?
kelak aku orang yang bagaimana
seiring waktu jiwaku berjalan, mencari, potongan demi potongan. menyusunnya menjadi sesuatu yang menurutku pas. lalu mengkokohkan nya.
ya... i'm searching the real of me.
siapa gue sebenrnya? gue juga gatau. dan gue gabisa jamin. apakan gue yang sekarang akan sama dengan gue 10 tahun kemudian?
who knows?
Tapi sayangnya dalam pencarian potongan potongan tersebut. aku mengalami banyak kendala. sesekali aku terjatuh, aku terluka, atau bahkan aku lupa di mana potongan itu berada.
yap.. dalam pencarian ini, gue sering banget nemu masalah yang bikin jati diri gue goyah, ga kuat, atau bahkan berbelok. gue gabisa jamin apakah iman gue cukup kuat buat menerima semua ini?
who knows?
Namun aku bersyukur aku masih bisa melihat matahari dan bulan.. aku merasakan turunnya hujan. aku mencium bau bunga dan aku merasakan desiran angin.
Tapi gue bersyukur, gue masih punya dasar, gue masih bisa ngebedain baik dan buruk, gue bisa ngerasain apa yang harusnya gue rasain, gue masih tau kemana harusnya gue berjalan.
Tetapi apakah badai cukup kuat untuk menerpaku? walau akar akar ku sudah menancap di dasar? lalu? kemana aku akan selamatkan potongan potongan ini?
Tapi apa gue cukup kuat ngejalaninnya? sekuat apapun iman gue? pasti ada saatnya iman gue goyah kan? kalo udah goyah? siapa yang mau nyelametin gue?
Untungnya ada payung yang bisa melindungiku dari hujan badai. ada sepatu boots yang melindungi kaki ku dari duri duri yang tajam, dan ada sarung tangan yang melindungi tanganku dari lumpur
But I still have my great parents :"") who always make me believe that "Life just once" so you must go on. dan gue punya adek2 dan sodara yang selalu nemenin kalo gue sepi. dan gue punya sahabat sama temen yang bisa ngingetin gue ketika gue berbelok dari gue yang semula.
yeah... thats life..
life just once, so you must go on
skip to main |
skip to sidebar


0 komentar:
Posting Komentar